Fitur- fitur‘ Rahasia’ di WhatsApp yang Apalagi Pengembangnya Sendiri Tidak Tahu

Banyak fitur WhatsApp yang nyatanya ditemui secara mandiri oleh penggunanya tanpa pihak pengembang ketahui. Saking seringnya orang- orang gunakan WhatsApp, jiwa kreatif jadi makin bergelora.

WhatsApp merupakan bagian dari hidup. Dahulu, WhatsApp hanya semata- mata aplikasi berkirim pesan serta foto, saat ini fitur WhatsAp nyaris lengkap serta dapat mengakomodir kebutuhan komunikasi pengguna- penggunanya. Amati betapa mantapnya orang- orang saat ini beralih dari beli paketan telepon ke paketan internet. Sebab, telepon via WhatsApp jauh lebih nyaman serta tidak hendak disangka modus penipuan.

Saking engage- nya orang- orang dengan aplikasi ini, banyak fitur WhatsApp yang tidak terencana ditemui secara kreatif oleh para penggunanya. Sangat multifungsi banget.

Fitur“ Rahasia” WhatsApp#1 Dijadikan tempat nyatet https://titik.id/

Timbul suatu persoalan di Quora yang intinya berisi keheranan seputar mengapa orang- orang lebih memilah buat catatan di WhatsApp dibanding gunakan aplikasi Notes bawaan ponsel. Sementara itu, aplikasi Notes memiliki fitur buat mencoret catatan yang tidak butuh.

Memakai WhatsApp buat catatan belanja pada dasarnya memerlukan chatroom yang mana wajib terdapat orang lain yang baca pesan kita. Nah, ini ia yang lucu. Pengguna WhatsApp nantinya bakal menghasilkan fitur- fitur mandiri lain supaya tidak terdapat orang lain yang baca catatannya. Sangat suatu kesusahan yang dibikin- bikin.

Nyatanya alibi WhatsApp kerap dijadikan catatan merupakan sebab orang- orang telanjur aman. Gimana lagi, jika telah aman, beda agama aja kadangkala diperjuangkan, terlebih jika hanya urusan aplikasi beginian.

Fitur“ Rahasia” WhatsApp#2 Dapat buat tim dengan diri sendiri

Sesuatu hari aku mau banget menaruh link- link kabar yang dapat dijadikan bahan data menulis. Yang kepikiran di benak aku cumalah berupaya mengirimnya di aplikasi WhatsApp. Sebagian link media sosial apalagi dapat langsung dibagikan melalui aplikasi ini melalui satu tombol share link to.

Supaya orang lain tidak dapat baca, aku setelah itu kepikiran buat tim WhatsApp yang isinya hanya aku sendiri. Kesimpulannya aku undang salah satu sahabat buat buat tim yang aku beri nama“ Sampah Ayeng” setelah itu aku tendang orang itu supaya anggotanya hanya aku seseorang. Jalur pintas merepotkan yang aku nikmati sampai hari ini. Fitur“ Rahasia” WhatsApp#3 Dapat chat dengan diri sendiri, monolog merupakan koentji

Buat yang ketagihan monolog serta memiliki isu soal curhat dengan diri sendiri memanglah sepatutnya suka chat dengan diri sendiri. Entah hanya menegaskan buat makan, menegaskan ngerjain tugas, ataupun apalagi mencatat bucket list sepanjang setahun supaya semangat. Kunci dapat bercakap dengan diri sendiri di WhatsApp merupakan dengan menaruh no sendiri.

PS: Dapat diberi nama“ Sayang” supaya tidak dikira jomblo terus.

Iya, aku pula bimbang mengapa waktu itu lebih seleksi buat tim WhatsApp dengan diri sendiri daripada buat chatroom dengan diri sendiri. Bisa jadi aku menyangka diri ini multikepribadian serta suka bekerja dalam regu.

Fitur“ Rahasia” WhatsApp#4 Dapat dijadikan fasilitas transfer gambar dari website ke ponsel ataupun sebaliknya

Untuk orang- orang yang tiap hari bekerja menghadap layar laptop, melaksanakan transfer gambar dari hasil penemuan laptop ke ponsel kerap jadi PR. Saat ini telah bukan masa Bluetooth yang verifikasinya merepotkan. Sedangkan meng- install aplikasi ShareIt di desktop tidaklah ilham bagus.

Jadi, jalur pintas yang instan dicoba merupakan berkirim gambar serta file dari WhatsApp website via chatroom. Lagi- lagi supaya menjauhi perbuatan nyampah di chatroom bersama orang lain mendingan gunakan chatroom yang cuma mengaitkan diri sendiri. Instan sekali.

Comments and Responses

Your email address will not be published. Required fields are marked *